Tangan Sering Kesemutan? 10 Penyebab dan Kapan ke Dokter

Tangan sering kesemutan perlu diperiksakan ke dokter bila keluhannya berulang, membangunkan Anda di malam hari, atau disertai tangan lemah. Kesemutan sesekali setelah lengan tertindih saat tidur itu wajar dan biasanya hilang begitu posisi diganti. Kesemutan adalah gejala, bukan diagnosis, sehingga yang perlu dicari adalah penyebabnya.

Artikel ini membahas tanda bahaya lebih dulu, lalu sepuluh penyebab, cara dokter mencari penyebabnya, dan langkah yang bisa dilakukan.
Tanda Bahaya yang Tidak Boleh Ditunda
Segera ke IGD rumah sakit terdekat. Kementerian Kesehatan mengenalkan singkatan SeGeRa Ke RS untuk mengenali stroke, yaitu senyum tidak simetris, gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba, bicara pelo, kebas pada separuh tubuh, rabun atau pandangan kabur tiba-tiba, dan sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba. Bila kesemutan atau kebas muncul bersama tanda-tanda itu, jangan menunggu.
Periksakan ke dokter. Menurut dr. Puspasari, Sp.N, dokter spesialis saraf yang dikutip ANTARA, keluhan yang berulang, makin sering, membangunkan saat malam, tidak membaik, disertai nyeri menjalar atau tangan lemah, atau mengganggu aktivitas perlu diperiksakan. Kemenkes juga menganjurkan pemeriksaan bila kesemutan tidak membaik dengan perubahan posisi.
Ke Mana Sebaiknya Berobat
Untuk keluhan yang tidak darurat, mulailah dari puskesmas, klinik, atau dokter umum. Dokter akan menilai apakah Anda perlu dirujuk ke dokter spesialis saraf (Sp.N) atau menjalani pemeriksaan lanjutan.
Peserta BPJS Kesehatan memulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama tempat terdaftar. Rujukan ke dokter spesialis atau rumah sakit diberikan bila penyakit tidak bisa ditangani di sana, sedangkan kondisi gawat darurat boleh langsung ke IGD. Aturan rujukan bisa berubah, jadi tanyakan alurnya langsung ke fasilitas kesehatan Anda.
Penyebab Kesemutan di Satu atau Kedua Tangan
Kesemutan di satu tangan umumnya berasal dari saraf yang tertekan di sepanjang jalurnya, dari leher sampai pergelangan. Kesemutan di kedua tangan, apalagi bila kaki ikut terasa, lebih sering berkaitan dengan kondisi yang memengaruhi saraf di seluruh tubuh. Empat penyebab pertama di bawah ini termasuk kelompok pertama, sedangkan enam berikutnya kelompok kedua
1. Pemeriksaan fisik
Contohnya duduk bersila atau tidur dengan tangan tertekan. Menurut Kemenkes, kesemutan umumnya hilang dengan perubahan posisi. ANTARA juga mencatat bahwa tangan yang tertindih saat tidur biasanya membaik setelah posisi diubah.
2. Penyakit Autoimun
Lupus, sindrom Sjögren, rheumatoid arthritis, dan sindrom Guillain-Barré termasuk penyebab neuropati. Kemenkes juga menyebut sindrom Guillain-Barré dalam daftarnya.
Baca Juga : Penyebab Badan Pegal Linu, dari yang Ringan sampai yang Perlu Diwaspadai
3. Sindrom Terowongan Karpal
Pada kondisi ini saraf median di pergelangan tangan tertekan. Menurut Kemenkes, mati rasa atau kesemutan muncul bertahap di ibu jari, telunjuk, jari tengah, dan setengah jari manis, kadang disertai kelemahan ibu jari, dan sering terasa pada malam hari. Kondisi ini bisa mengenai satu atau kedua tangan.
Gerakan berulang termasuk faktor risikonya. Mengetik dan memakai mouse dalam waktu lama membuat pergelangan terus bekerja pada posisi yang sama, dan keluhannya bisa terasa dari pergelangan hingga bahu.
Kelingking tidak termasuk dalam pola sindrom terowongan karpal. Kesemutan yang dominan di kelingking perlu dinilai lebih lanjut oleh dokter.
4. Saraf Terjepit di Leher
Kesemutan di tangan bisa berasal dari saraf di leher, bukan dari tangannya sendiri. dr. Puspasari menjelaskan nyerinya bisa menjalar dari leher ke bahu, lengan, hingga jari, dan tidak selalu disertai nyeri leher yang berat. Letak kesemutan menjadi petunjuk awal, tetapi belum cukup untuk memastikan diagnosis.
Baca Juga : Pegal Linu Biasa atau Saraf Kejepit? Cara Membedakannya Sendiri dan Tanda Kapan Harus ke Dokter
5. Tekanan pada Saraf Ulnaris
Menurut CNN Indonesia, tekanan pada saraf ulnaris, misalnya karena siku terlalu lama bertumpu, menimbulkan kesemutan di jari manis dan kelingking. Pola ini berbeda dari sindrom terowongan karpal.
6. Diabetes
Kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama dapat merusak saraf tepi. MSD Manual menyebut diabetes sebagai penyebab kronis polineuropati yang paling umum, terutama bila gula darah tidak terkontrol. Menurut Alodokter, keluhannya biasanya dimulai dari kaki lalu naik ke tangan.
7. Kekurangan Vitamin B
Alodokter menyebut kekurangan vitamin B1, B6, B12, dan E sebagai penyebab neuropati. MSD Manual menambahkan bahwa kelebihan vitamin B6 juga dapat menyebabkannya, meski jarang. Kemenkes menyebut dokter dapat menyarankan suplemen bila penyebabnya kekurangan vitamin, jadi suplemen sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu.
8. Gangguan Tiroid
Kemenkes mencantumkan gangguan tiroid dalam daftar penyebab kesemutan yang berkepanjangan. MSD Manual menyebut hipotiroidisme sebagai salah satu penyebab polineuropati.
9. Alkohol, Obat, dan Zat Beracun
MSD Manual menyebut penggunaan alkohol berlebihan dapat menyebabkan polineuropati kronis. Alodokter mencantumkan efek samping obat jangka panjang, termasuk obat kemoterapi, antibiotik, obat kejang, dan obat hipertensi, serta keracunan merkuri atau arsenik. Bila kesemutan mulai setelah memakai obat baru, jangan berhenti sendiri. Bicarakan dengan dokter yang meresepkannya.
10. Hiperventilasi
Alodokter menjelaskan hiperventilasi sebagai napas yang terlalu cepat sehingga kadar karbon dioksida dalam darah turun, dengan gejala kesemutan di sekitar mulut, tangan, atau kaki. Penyebabnya bisa kecemasan, serangan panik, atau stres. Periksakan ke dokter bila mengalaminya, terutama jika belum pernah sebelumnya.
Kondisi Lain yang Juga Bisa Menimbulkan Kesemutan
Daftar Kemenkes juga memuat gagal ginjal kronis, stroke, migrain, hipertensi, hiperkolesterolemia, multiple sclerosis, dan cedera tulang belakang. Stroke punya tanda khas yang muncul mendadak pada separuh tubuh, seperti dijelaskan di bagian tanda bahaya.
Cara Dokter Mencari Penyebabnya
Karena penyebabnya sangat beragam, pemeriksaan dimulai dari hal yang paling dasar.
- Wawancara tentang pola keluhan. dr. Puspasari menyebut dokter menilai pola keluhan, kondisi saraf, kekuatan otot, dan refleks.
- Pemeriksaan fisik. Pada sindrom terowongan karpal, Kemenkes menyebut dokter menilai penurunan sensasi dan kelemahan ibu jari.
- Tes darah. Menurut Alodokter, tes ini dipakai untuk mencari diabetes, gangguan imun, atau kekurangan vitamin.
- Pemeriksaan saraf berupa elektromiografi (EMG) dan studi hantaran saraf. Kemenkes juga menyebut USG sebagai pemeriksaan penunjang pada sindrom terowongan karpal.
- MRI bila diperlukan. dr. Puspasari menyebut MRI dapat melengkapi pemeriksaan klinis dan EMG.
Cara Mengatasi Tangan Kesemutan
Penanganan bergantung pada penyebabnya. MSD Manual menyebut langkah utamanya adalah mengobati penyebab yang mendasari, misalnya mengendalikan gula darah pada diabetes.
Penanganan oleh dokter.
- Pada kekurangan vitamin, Alodokter menyebut vitamin B12 dalam bentuk tablet atau suntik.
- Pada sindrom terowongan karpal, Kemenkes menyebut bidai pergelangan tangan yang dipakai pada malam hari, menghindari aktivitas pemicu, dan latihan gerak pergelangan. Suntikan steroid dapat mengurangi gejala, tetapi efeknya umumnya hanya bertahan 1 sampai 3 bulan. Rujukan ke ahli bedah tangan disarankan bila gejala tidak membaik setelah 6 minggu penanganan nonoperasi, atau bila mati rasa menetap.
- Alodokter juga menyebut obat antiinflamasi nonsteroid dan fisioterapi pada sindrom terowongan karpal. Obat dan suntikan hanya atas anjuran dokter.
Langkah yang Bisa Dilakukan Sendiri.
- Ubah posisi dan gerakkan tangan begitu kesemutan terasa. Kemenkes menyebut kesemutan umumnya hilang dengan perubahan posisi.
- Ubah posisi secara berkala, seperti anjuran Kemenkes untuk mencegah kesemutan.
- Beri jeda istirahat pada pergelangan tangan di sela mengetik atau memakai mouse. Alodokter menyebut istirahat pergelangan di bagian pencegahan, dan Kemenkes menyarankan menghindari aktivitas pemicu.
- Batasi alkohol dan berhenti merokok. Kemenkes dan Alodokter sama-sama mencantumkannya.
- Berolahraga teratur dan makan seimbang, sesuai anjuran Kemenkes.
- Kontrol diabetes, hipertensi, dan kolesterol sesuai anjuran dokter, juga menurut Kemenkes.
- Catat jari mana yang kesemutan, pukul berapa, dan setelah aktivitas apa, supaya dokter lebih mudah menilai pola keluhan.
Obat Kebas dan Kesemutan Tergantung Penyebabnya
Tidak ada satu obat untuk semua kesemutan. Menurut Kemenkes, terapi bergantung penyebab, dan bila penyebabnya kekurangan vitamin, dokter dapat menyarankan suplemen. Karena itu, obat atau suplemen sebaiknya dipilih setelah dokter memastikan penyebabnya.
Baca Juga : Pegal Linu Obatnya Apa? Ini 8 Cara yang Bisa Dicoba
Bagaimana dengan Jamu
Kesemutan berulang perlu dicari sebabnya bersama dokter, dan Zuo Hao Shi tidak terdaftar untuk keluhan itu maupun untuk kondisi saraf kejepit. Lain halnya dengan pegal di leher, bahu, atau pergelangan setelah lama mengetik, yang sering dirasakan bersamaan. Untuk pegal linu dan nyeri sendi ringan seperti itu, Zuo Hao Shi terdaftar dengan klaim “membantu meredakan pegal linu, nyeri pada persendian"(izin edar TR 233073191).
Untuk pegal linu atau nyeri sendi ringan saja, jamu kapsul yang terdaftar bisa menjadi salah satu pilihan, setelah Anda memastikan keluhannya bukan tanda saraf bermasalah. Ibu hamil dan menyusui, anak-anak, orang dengan gangguan fungsi hati atau ginjal, orang yang alergi terhadap salah satu bahannya, serta yang sedang minum obat dari dokter sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter atau apoteker. Nomor izin edar bisa Anda cocokkan sendiri di cekbpom.pom.go.id.
Baca Juga : Cara Cek Nomor Izin Edar BPOM Jamu dan Obat Herbal
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Tangan sering kesemutan gejala penyakit apa?
Penyebabnya beragam, mulai dari sindrom terowongan karpal, saraf yang terjepit di leher, sampai diabetes, gangguan tiroid, atau kekurangan vitamin B. Karena kesemutan adalah gejala, bukan diagnosis, keluhan yang berulang perlu diperiksa dokter untuk mencari sebabnya.
Kenapa tangan sering kesemutan di malam hari?
Kesemutan yang muncul atau memberat pada malam hari dikenal sebagai pola sindrom terowongan karpal, yaitu tertekannya saraf median di pergelangan tangan. Bila kesemutan sampai membangunkan Anda dari tidur, periksakan ke dokter.
Kenapa tangan terasa kebas?
Kebas atau baal adalah rasa tebal dan mati rasa yang sering muncul bersama kesemutan. Penyebabnya sama, mulai dari saraf yang tertekan di pergelangan atau leher sampai diabetes dan kekurangan vitamin B. Kebas yang muncul tiba-tiba pada separuh tubuh perlu segera dibawa ke IGD.
Bagaimana cara menghilangkan kesemutan di tangan?
Untuk kesemutan sesaat, ubah posisi dan gerakkan tangan. Untuk yang berulang, cara terbaik adalah mencari penyebabnya bersama dokter, karena penanganannya berbeda tergantung penyebab.
Apakah tangan kesemutan tanda stroke?
Stroke termasuk penyebab yang tercantum di Kemenkes, tetapi tandanya khas. Kemenkes menyebutnya lewat singkatan SeGeRa Ke RS, termasuk kebas pada separuh tubuh yang muncul bersama senyum tidak simetris, bicara pelo, atau gerak separuh tubuh melemah tiba-tiba.
Bolehkah minum jamu untuk kesemutan?
Zuo Hao Shi tidak terdaftar untuk kesemutan. Cari tahu dulu penyebabnya bersama dokter.
Untuk Pegal Linu yang Menyertai
Bila yang Anda rasakan adalah pegal linu atau nyeri sendi ringan, bukan kesemutan, lihat pilihan jamu pegal linu kapsul di halaman Paket & Harga. Zuo Hao Shi bukan obat penyembuh dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.
Baca Juga : Rebusan atau Obat Pegal Linu Herbal, Mana yang Lebih Efektif?
Kesimpulan
Kesemutan sesekali yang membaik setelah posisi diubah umumnya wajar. Kesemutan yang berulang, membangunkan di malam hari, disertai nyeri menjalar atau tangan lemah, perlu diperiksa dokter, dan tanda mendadak pada separuh tubuh perlu ke IGD. Catat pola gejala, dan jangan memilih obat sebelum penyebabnya jelas.



