Skip to main content
Semua artikel

Cara cek nomor izin edar BPOM jamu dan obat herbal

Zuohaoshi Official 5 menit baca
Cara cek nomor izin edar BPOM jamu dan obat herbal

Nomor izin edar adalah satu-satunya cara memastikan sebuah produk jamu benar-benar terdaftar di Badan POM. Nomornya tercetak pada kemasan, dan siapa pun bisa memeriksanya sendiri — gratis, tanpa aplikasi, tanpa mendaftar, dari ponsel mana pun. Prosesnya di bawah tiga menit.

Halaman ini menjelaskan langkahnya, cara membaca hasilnya, arti kode huruf di depan nomornya, dan — bagian yang paling sering dilewati — apa saja yang tidak dijamin oleh nomor izin edar.

Langkah memeriksanya

  1. Buka cekbpom.pom.go.id di peramban ponsel atau komputer. Ini situs resmi Badan POM; tidak perlu mengunduh aplikasi apa pun.
  2. Pada kotak pencarian, pilih kategori Nomor Registrasi.
  3. Ketik nomor yang tertera pada kemasan, lengkap dengan huruf di depannya, tanpa spasi.
  4. Tekan cari.

Kalau nomornya terdaftar, akan muncul nama produk, nama pendaftar (perusahaan yang mendaftarkan), bentuk sediaan, dan kemasannya.

Kalau nomornya tidak terbaca di kemasan

Cetakan di botol kadang sudah pudar atau tertutup stiker. Dalam keadaan itu, ganti kategori pencarian menjadi Nama Produk atau Merk, lalu ketik namanya. Hasilnya akan menampilkan nomor izin edar yang seharusnya melekat pada produk itu — dan Anda bisa mencocokkannya balik dengan kemasan yang ada di tangan.

Cara membaca hasilnya

Menemukan nomornya terdaftar belum berarti selesai. Yang menentukan adalah kecocokan antara data di layar dan barang di tangan Anda. Periksa tiga hal ini:

  • Nama produk. Harus sama persis, bukan sekadar mirip.
  • Nama pendaftar. Perusahaan yang tercantum di situs BPOM harus sama dengan yang tercetak di kemasan.
  • Bentuk dan ukuran kemasan. Nomor untuk kemasan botol 30 kapsul tidak berlaku untuk kemasan sachet, dan sebaliknya.

Nomor yang terdaftar tapi atas nama produk lain justru pertanda paling jelas bahwa ada yang tidak beres. Itu pola pencatutan yang lazim: nomor asli milik produk yang benar-benar terdaftar, dicetak pada kemasan produk yang tidak.

Arti kode huruf di depan nomornya

Huruf awal bukan hiasan. Ia menunjukkan golongan produk sekaligus asalnya, dan golongan itulah yang menentukan klaim apa yang boleh dicantumkan pada kemasan.

KodeGolonganAsal
TRJamu / obat tradisionalProduksi dalam negeri
TIJamu / obat tradisionalImpor
TLJamu / obat tradisionalLisensi
HTObat Herbal TerstandarProduksi dalam negeri
FFFitofarmakaProduksi dalam negeri
SDSuplemen kesehatanProduksi dalam negeri
SISuplemen kesehatanImpor

Polanya konsisten: huruf pertama menandai golongannya, huruf kedua menandai asalnya. Anda mungkin juga menemukan penulisan POM TR pada sebagian kemasan — itu bukan golongan yang berbeda, hanya cara penulisan lain untuk nomor TR yang sama.

Perbedaan antara jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka bukan soal mutu bahan, melainkan soal seberapa jauh khasiatnya sudah diuji. Perbedaannya dibahas terpisah di beda jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka.

Yang perlu diperiksa selain nomornya

  • Tanggal kedaluwarsa. Selalu ada pada kemasan resmi. Kalau tidak ada sama sekali, jangan dibeli.
  • Nomor bets (batch). Kemasan resmi mencantumkannya. Nomor bets adalah yang dipakai produsen dan BPOM untuk menarik satu kelompok produksi kalau sewaktu-waktu ada masalah.
  • Kondisi segel. Botol yang segelnya sudah terbuka sebelum sampai ke tangan Anda tidak bisa dipastikan isinya.
  • Klaim di iklannya. Ini yang paling sering luput, dan dibahas di bagian berikutnya.

Yang tidak dijamin oleh nomor izin edar

Bagian ini penting justru karena jarang disebutkan.

Nomor izin edar menyatakan bahwa produk itu terdaftar, diproduksi di fasilitas yang memenuhi syarat, dan klaim tertentu sudah disetujui untuknya. Nomor izin edar tidak menyatakan bahwa produk itu manjur untuk semua orang, dan tidak membuat klaim apa pun di luar yang terdaftar menjadi sah.

Karena itu ada dua hal berbeda yang harus diperiksa terpisah:

  1. Apakah produknya terdaftar? — dijawab oleh cekbpom.pom.go.id.
  2. Apakah yang dijanjikan iklannya sesuai dengan yang terdaftar? — dijawab dengan membaca klaim pada kemasan resminya, lalu membandingkannya dengan bunyi iklan.

Produk boleh benar-benar terdaftar, sementara iklannya menjanjikan hal yang tidak pernah ada di izin edarnya. Nomor yang benar tidak membuat janji berlebihan jadi benar. Kalau sebuah iklan jamu menjanjikan kesembuhan total, menyebut hasil dalam hitungan hari, atau memakai foto sebelum–sesudah, itu tanda untuk berhenti dan membaca ulang kemasannya sendiri.

Kalau nomornya tidak ditemukan

Ada empat kemungkinan, urut dari yang paling sering:

  1. Salah ketik. Angka nol dan huruf O sering tertukar, begitu juga angka satu dan huruf I. Periksa ulang.
  2. Ada spasi ikut terketik. Ketik rapat tanpa spasi.
  3. Produknya memang belum terdaftar.
  4. Nomornya dicatut dari produk lain.

Kalau setelah diperiksa ulang tetap tidak ditemukan, tidak ada alasan untuk meneruskan pembelian. Anda juga bisa melaporkannya ke BPOM melalui layanan pengaduan di situs resminya.

Contoh: memeriksa nomor Zuo Hao Shi

Supaya langkah di atas tidak berhenti sebagai teori, ini contoh yang bisa Anda uji sendiri sekarang.

Zuo Hao Shi terdaftar dengan nomor TR 233073191. Hurufnya TR — artinya golongan jamu, produksi dalam negeri. Klaim yang terdaftar untuk nomor itu adalah membantu meredakan pegal linu dan nyeri pada persendian, dan itulah batas yang dipakai di seluruh halaman toko ini.

Silakan ketik nomornya di cekbpom.pom.go.id dan cocokkan sendiri. Itu justru yang kami sarankan — untuk produk ini maupun untuk produk mana pun yang Anda pertimbangkan.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah cek BPOM berbayar?

Tidak. Situs cekbpom.pom.go.id gratis dan tidak meminta pendaftaran.

Apakah harus lewat aplikasi?

Tidak. Cukup peramban biasa. Berhati-hatilah terhadap aplikasi pihak ketiga yang mengaku sebagai "aplikasi resmi BPOM" dan meminta izin berlebihan.

Nomornya ketemu, tapi nama pendaftarnya berbeda dari yang di kemasan. Aman?

Tidak. Nama pendaftar termasuk data yang harus cocok. Perbedaan di kolom ini adalah salah satu tanda pencatutan nomor.

Berapa lama izin edar berlaku?

Izin edar obat tradisional berlaku lima tahun dan harus diperpanjang. Produk yang izinnya sudah tidak berlaku tidak akan muncul sebagai terdaftar.

Apakah produk terdaftar berarti aman untuk semua orang?

Tidak. Terdaftar berarti memenuhi syarat edar. Ibu hamil dan menyusui, anak-anak, orang yang sedang mengonsumsi obat rutin, dan penderita penyakit tertentu tetap perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan lebih dulu.


Setelah memastikan nomornya, dua hal berikutnya yang berguna diketahui: apa arti golongan jamu, OHT, dan fitofarmaka, dan cara menyimpan jamu kapsul agar tidak cepat rusak setelah botolnya sampai di rumah.

Produk yang dibahas

Artikel lainnya